Banyak pemimpin/manager, direktur/bos/pendeta karena terlalu sibuknya, tidak sempat merenung atau meditasi atau mengevaluasi pekerjaannya dengan cermat dan mengadakan perbaikan atau perombakan bertahap. Yang terjadi adalah jika keadaan sudah darurat, sudah di ambang hancur, sudah parah, pecah, bentrok hebat, barulah mereka duduk dan saling menuduh – semuanya sudah terlambat. Jika seandainya seseorang mau duduk dalam kelompok kecil dan membahas pekerjaan dan kualitas hidupnya setiap minggu, akan sangat menguntungkan bagi pekerjaan, rumah tangga, hubungan, peningkatan-peningkatan, kerohanian, dsb. Jarang seorang pemimpin duduk dalam sebuah kelompok dan membuat evaluasi, bersedia menerima teguran dan koreksi dari rekan dan bawahannya; ini merupakan hal yang sangat tragis
28 January 2012