Hallooo pembaca…selama ini kita serius belajar, bertumbuh bersama, sakit bersama karena dikerat carang-carangnya. Banyak pembaca yang menulis surat bahwa mereka menangis saat membaca FMH karena disadarkan, ketawa karena kok bisa-bisanya yang begitu pas dibahas mengenai detil persoalan mereka. Pokoknya seru, dan kami bersyukur karena ilham Roh Kudus, hanya meminjam tangan hamba-Nya untuk mengukir kata, semuanya demi kita semua bejana-bejana-Nya yang siap diubah dan dibentuk sesuai rencana-Nya.
Sekarang hanya sekedar ketawa lepas saja, mengutip tulisan lelucon orang-orang yang kreatif (NN), yang saya harap tulisannya tidak harmful atau menodai atau kasar atau sarkastik, tapi sekedar ketawa karena lucu saja. Jika ada candaan yang modelnya begini, silakan kirim supaya dikumpulkan dan disharingkan untuk terbahak bersama. Saya kadang membaca lelucon di bawah ini dan ketawa lepas sendirian di ruang kantor saya dan harus menahan jika ada yang tiba-tiba menelepon. Baik yang baksolah, baik penjual koran, atau layangan untuk rujakan. So funny!!! Let’s find out and laugh out loud.
ALKITABIAH
*************
Suatu Hari, seorang istri sedang bersiap menyantap sepiring pisang goreng
Yang masih panas...
Suami: 'Ma... Bagi dong...'
Istri: ' Ada tertulis : janganlah kamu meng-ingini milik orang lain.'
Suami: ' Ada tertulis juga: berilah, maka kamu akan diberi.'
Istri: 'Hai pemalas, pergilah kepada semut dan contohilah lakunya!'
Suami: 'Kasihilah sesamamu manusia...'
Akhirnya, dengan terpaksa sang istri menyerahkan sebuah pisang goreng
Kepada suaminya...'Nih, pergilah ! Dan jangan berbuat dosa lagi!!’
Polisi Tertipu
Suatu siang di terminal Kampung Rambutan seorang polisi lagi suntuk di dalam bus menunggu bus berangkat ke Bandung. Seperti biasa, suasana terminal hiruk pikuk oleh macam-macam pedagang asongan adu kenceng suara menawarkan dagangan.
Terdengar teriakan tukang koran paling kenceng: "Korannya, koran, koran !!! Berita paling hangat hari ini, EMPAT orang polisi tertipu mentah-mentah, bacalah.” Si Polisi penasaran, dipanggilnya tukang koran: "Bagi korannya satu, ambil kembaliannya." katanya sambil berikan uang gocengan.
Sesudah terima uang, tukang koran berlalu sambil teriak: "Koran, koran! Bacalah, LIMA orang polisi tertipu mentah-mentah...!!"
Anak Muda Dan Gembala Kambing
Saat lagi jalan-jalan seorang anak muda bertemu dengan bapak gembala kambing di tanah lapang. Untuk menjalin keakraban, anak muda itupun mengajak berbincang-bincang dengan bapak gembala tersebut.
Anak Muda : "Pak, kambingnya banyak ya, makannya apa?"
Gembala: "Yang putih atau yang hitam?"
Anak Muda: "Yang putih?"
Gembala: "Kalo yang putih makannya rumput"
Anak Muda: "Yang hitam?"
Gembala: "Sama"
Si anak muda agak keki, tapi nanya lagi.
Anak Muda: "Kambingnya banyak susunya, ya?"
Gembala: "Yang putih atau yang hitam?"
Anak Muda: "Yang putih?"
Gembala: "Yang putih susunya banyak sekali"
Anak Muda: "Yang hitam?"
Gembala: "Sama"
Si anak muda makin keki.
Anak Muda: "Kalo memang jawabannya sama, kenapa Bapak selalu membeda-bedakan kambing hitam atau putih?"
Gembala: "Karena yang putih itu punya saya, Nak"
Anak Muda: "Lalu yang hitam punya siapa?"
Gembala: "Sama"
Anak Muda: "@#$%$^&&*"
MEMELAS
Seorang anak berlari menemui ibunya di dapur.
Anak: "Bu, minta uang."
Ibu: "Buat apa?"
Anak: "Itu, di depan rumah ada orang yang berteriak memelas."
Ibu: "Apa teriakannya?"
Anak: "Bakso, Bakso!"
KETAHUAN
Seorang anak yang mencuri mangga kepergok si empunya pohon.
Pemilik: "Hei, sedang apa kami di atas situ?"
Anak: "Anu, Pak. Cari layang-layang."
Pemilik: "Buat apa?"
Anak: (Tambah gugup) "Eh, buat bikin rujak, Pak."
MELUKIS
"Sedang ngapain kamu, Wan?"
"Sedang melukis kuda makan rumput."
"Mana rumputnya? Kok nggak kelihatan?"
"Sudah dimakan kuda."
"Lho, kudanya mana?"
"Sudah pergi! Untuk apa lagi dia di sini, kalau rumputnya sudah habis!"