Hi! What a divine time! Nggak ada yang kebetulan, khan, pasti pertemuan kita di web ini merupakan divine appointment. Kami hadir untuk Anda. Silakan “merumput” and be blessed. Pelayanan kami, The Kingdom Ministry hanyalah sebagian
kecil dari besarnya upaya Tuhan dalam menyatakan kasih kepada dunia. Kami melengkapi apa yang mungkin masih kurang dari banyaknya pelayanan yang ada di dunia, yang kesemuanya adalah proyeknya Tuhan. Semua bermula dari visi – kerinduan untuk menjadi seorang hamba, untuk dipakai Tuannya dalam mengerjakan tugas-tugas spesifik untuk melayani generasi yang hidup di jaman saya. Saya tahu hidup saya punya tujuan, demikian juga Anda dan setiap manusia lainnya di bumi. Saya bertanya, saya mencarinya, dan menemukan arti hidup, tujuan dari diciptakannya seorang Maqdalene Kawotjo. Saya diciptakan For His Pleasure – untuk kesukaan Tuhan saja. Semua dari Dia, oleh Dia dan bagi Dia kemuliaan selama-lamanya.
Jadi Maqdalene hanyalah sebuah nama, tetapi tubuhnya, pribadinya, aspirasinya, masa depannya, kehendak-kehendaknya telah terjual penuh kepada Sang Tuan, dan hidupnya melulu untuk melakukan kerinduan-kerinduan di hati Tuannya – sebanyak mungkin, semampu mungkin, selama mungkin Maqdalene diberi waktu di dunia dalam mengejar setiap kesempatan untuk dapat memberkati.
Tentu saja hidup saya tidak langsung berubah jadi orang aneh, no. Saya menyukai kehidupan layaknya young woman, saya menyukai kecantikan, fashion, diet, healthy foods, komunikasi, mengajar, mendoakan, gereja-gereja, pendeta-pendeta, dan sebagainya. Rujak, bakso, mie, asam-pedas, cooking, drive, gunung, quiet, dogs, listening, positive, revelation, pray, music, books, traveling ke manca negara, memotivasi berbagai golongan merupakan bagian dari hidup Maq. Apalagi single kayak gini, so much freedom untuk mengembangkan sayap saya kemana Dia tuntun. Saya free tapi terbatas, bukan lagi kehendak saya, tapi Dia yang mengutus saya.
Untuk soal pekerjaan, ugh,…super duper busy, sangat sibuk. Saya berlari dengan visi, saya mengejar tujuan, membangkitkan para pemimpin-pemimpin yang akan memimpin pemimpinnya para pemimpin-pemimpin – ini goal saya. Selain menulis buku (yang sampai saat ini baru 8), saya juga dipercaya membangun “Bengkel” resmi yang kami sebut Kingdom Community Center (KCC). KCC merupakan komunitas dengan standar Kerajaan; kami membangkitkan orang-orang percaya dengan hati militan sebagai tim elit dengan fokus excellence. Kami menolong mereka dan berjejaring dengan gereja Tuhan dari berbagai denominasi untuk menggali potensi dan memaksimalkan kapasitasnya kemudian mengembalikan mereka ke “dunianya”. Hasil yang kami lihat dari “bengkel” KCC sangat siipp! Mereka berbuah inside out, asli jadi dampak dimana saja, berhasil dalam pekerjaan dengan standar-standar Kerajaan, berubah cara pikir, cara berkata-kata, cara melayani, dsb.
Kami juga mengadakan training intensif hanya bagi pemimpin-pemimpin umat Tuhan di bawah naungan KTC (Kingdom Training Center) untuk tujuan yang sama, yaitu mengembangkan manusia roh mereka untuk hidup dalam nilai-nilai murni Firman Kebenaran. Dari sinilah para leaders from all over the world berkumpul di camp Kingdom untuk dipoles dan diperlengkapi lebih dalam lagi melalui hal-hal praktis yang rupanya tidak diajarkan di sekolah-sekolah tinggi teologia.
Well, saya diburu waktu, we must seize the time – carpe diem! Yok, sama-sama bisa membuat dampak yang lebih besar lagi bagi dunia. And….just wanna make sure that when you wake up in the morning, someone out there prays for you. ~Maq