Maqdalene

Welcome to The Year 2012

 

TAHUN MAKSIMAL:

DALAM PERBUATAN,

DALAM PERUBAHAN, DALAM BERKAT

 

Whoa...kita bener-bener sudah menginjak tahun 2012. Kemurahan Tuhan membuat nafas kita masih diperpanjang. Coba pikirkan mereka yang ada di ruang ICU, dengan peralatan bantu jantung dan pemacu nafas, mereka menghitung perhari per berapa juta yang harus dikeluarkan...? Inilah yang dihadapi salah satu orang yang kami kenal, sudah satu bulan lebih tidak kunjung nampak kesembuhannya, pendeta-pendeta dari mana-mana sudah dibawa untuk mendoakan tetapi mereka tidak berani meminta kesembuhan. Ibu tersebut ditaruh di ruang VIP yang seharinya di atas 1 juta, masih harus membayar dokternya, suster jaganya 250 ribu semalam; masih belum tahu apakah bener-bener bisa sembuh atau ada rencana lain setelah mengeluarkan uang sebanyak itu? Apakah “kasih”nya masih lebih dijaga ataukah sudah memperhatikan terus. Tapi rupanya argo itu juga berdengung keras di antara argonya yang berjalan perbincangan keluarga mereka.

 

Kita? Apakah kita memperhatikan argo nafas hidup kita saat tidak membayar dengan jumlah yang nyata? Kita saat ini dapat perpanjangan cuma-cuma, tapi ada pertanggungan jawab yang besar dan yang harus dikerjakan dengan sepenuh hati, karena kita semua akan dituntut sesuai dengan penggunaannya masing-masing.

 

Banyak yang Tuhan singkapkan sebelum memasuki tahun 2012. Dimulai dari saya sendiri, pada awal tahun ini saya mengambil komitmen bahwa saya akan hidup dengan cara yang berbeda, saya membuat goal-goal baru yang lebih maksimal; saya nggak mau setengah- setengah dalam hal apapun, baik dalam memberi, mengasihi, dan lain-lain. Kami memberi dan memberi lagi kepada orang-orang yang sementara tidak mengerti kami, yang sementara dipakai musuh untuk membenci dan menganiaya pengajaran kami atau pribadi kami, yang menggosip dan membunuh karakter kami di luaran sana. Itu sebabnya waktu saya sudah meniupkan terompet kepada seluruh murid-murid KCC dan alumni IDTC mengenai memberi gift kepada orang-orang yang telah menganiaya kita atau yang membenci kita atau yang suka menyakiti kita, saya berpikir kita sudah memporak-porandakan neraka. Tapi neraka dan antek-anteknya belum siap dengan terompet berikutnya ini: kita akan memberi sekali lagi kepada orang-orang yang sama itu, agar hentakannya lebih seru, LEBIH MAKSIMAL!!!

 

Kalau cuman sekali dampaknya agak ringan dan masih terlalu biasa, tapi kalau 2x, itu tidak bisa dihindari, itu bukan suatu kesalahan tapi suatu kesengajaan memberi dengan kasih. Apa kata Firman? Supaya dengan perbuatanmu yang baik, Bapamu di Sorga dipermuliakan.

Saya bersyukur banyak murid-murid yang mendengar dengan baik dan langsung pergi ke mall bareng-bareng untuk beli gift. Cool, abis! Iblis kocar-kacir dengan maksimal, yang dia pikir bisa membuat kita terpuruk, nyatanya ada pemenang di dalam hati setiap murid. Love never fails.

 

Saya mengasihi Saudara semua, saya tidak mau terlambat dan menyesal pada waktu pengangkatan dan hari penghakiman, dimana saya bisa menyesal selama-lamanya bahwa seharusnya di dunia saya bisa lebih baik lagi secara maksimal kepada orang yang membenci saya, lebih berani merendahkan diri tanpa malu atau gengsi, lebih berani transparan tanpa ditahan, lebih bisa menerima teguran dengan plong dan malah berterimakasih, lebih manis sikapnya, lebih cepat mau berubah dengan maksimal, lebih bisa hormat otoritas sungguh- sungguh, lebih taat total tanpa menyisakan hak, lebih berbuat ini-itu yang kesemuanya seharusnya bisa dilakukan secara maksimal; sebab jika tiba-tiba terjadi rapture nantinya semuanya sudah terlambat, apa yang saya miliki di dunia nantinya sudah tidak berguna, uang yang dikumpulkan sudah tidak berguna, dan kasih yang seharusnya tidak ditahan-tahan tidak bisa lagi dinyatakan – pengumpulan poin hanya sampai di situ, hidup tidak dapat diperpanjang, posisi di Sorga sudah mentok.

 

Biarlah tahun ini kita sungguh-sungguh tidak menahan diri untuk berubah dengan MAKSIMAL. Jadi apa yang kita lakukan semuanya akan berthemakan MAKSIMAL, sehingga berkat Tuhan pun tidak tanggung-tanggung, pastilah MAKSIMAL.

 

Bagi para netters yang baru ngrumput di Maqdalene dot net, kami sangat bersyukur kepada Tuhan bahwa Maqdalene dot net sudah eksis di dunia maya selama 7 tahun lebih; melalui ini kami tut wuri handayani mengambil bagian untuk menghambat pekerjaan-penipuan iblis, membebaskan tawanan-tawanan, membuka mata hati. Puji Tuhan kami telah dan insya Yesus akan selalu berkomitmen dengan setia melayani pembaca kami sampai Tuhan sendiri yang suruh mencabut dari peredaran. Tidak disangka FMH (From Maq's Heart) selalu dinanti-nantikan - berarti selama ini telah banyak memberikan jawaban kepada setiap permasalahan sehingga kehadirannya sangat diharapkan oleh teman-teman di seluruh jagad. FMH adalah debut mimbar saya untuk mengungkapkan hal-hal yang banyak pendeta takutkan jika mereka berkhotbah di mimbar riil. Melalui FMH banyak orang memberikan kesaksian bahwa mereka merasa dimentor, dibangkitkan imannya, dibuat mengerti, bertambah dewasa, menemukan jawaban yang ditanyakan selama ini dimana-mana; FMH juga dipakai untuk bahan khotbah pendeta-pendeta, diminta untuk bisa dimasukkan ke blog-blog pembaca, dimintakan ijin untuk dicopy dan diprint kepada teman-teman mereka yang masih gaptek (FMH mingguan yang belum dipablis dalam bentuk buku).

 

Tidak hanya sampai pada tahap membaca saja, tapi dari sekian banyak para pembaca akhirnya ada juga yang bergabung menjadi participant yang telah berjalan bersama dengan pelayanan The Kingdom. Mereka mempercayakan uang mereka, yang adalah bagian dari hati mereka tentunya, agar kami bawa untuk memuridkan bangsa-bangsa, karena ini merupakan mandat Raja yang absolutely tidak boleh tidak dilaksanakan. Bagi mereka yang selama ini terbeban akan jiwa-jiwa tapi nggak tahu gimana caranya, ga tahu mulai dari mana kalau bicara mengenai bangsa-bangsa atau dari mana mulai perginya, dan bagi mereka yang ga bisa meninggalkan pekerjaan atau keluarga mereka, kami bersedia menggandeng Saudara agar menjadi bagian dari pelayanan ini. Percayakan kepada kami, kami tahu caranya; Saudara tinggal menabur benihnya, kami menjadi kakinya untuk berlari ke bangsa-bangsa. Bicara mengenai menabur benih jiwa, rupanya ini sama dengan orang yang diberi talenta, Tuhan bilang kepada yang diberi 1 tapi tidak menjalankannya, 'kalau kamu tidak bisa menjalankan uang itu, titipkan kepada mereka yang menjalankan uang, supaya ada hasil, atau berbunga'. Jadi para participant diam-diam sudah menjalankan talenta mereka dengan menitipkannya kepada yang menjalankannya dan mereka memperoleh bunganya, investasi di Sorga yang berbunga kekal.

 

Maqdalene dot net juga telah menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan prodak-prodak kami lewat pelayanan email dan sms. Berhubung distributor kami belum bisa menyebarkan prodak ini sampai ke ujung bumi, justru dengan adanya web inilah seluruh dunia bisa dengan mudah mengakses dan memesan langsung lewat kami dan kami mengirimkannya dengan ekspedisi yang bisa dengan tepat menyampaikannya di depan pintu Saudara. This is so cool! Kami bisa memberkati banyak jiwa di negara-negara yang tadinya tidak bisa dijangkau jika tidak dilengkapi dengan sarana media seperti ini. Tuhan ajaib, jalan-jalan-Nya tak terselami.

 

Terakhir, maqdalene dot net juga menampung prayer requests. Dengan adanya sarana ini, setelah kami menampung beban-beban para pembaca, kami jadi kudu berdoa bagi semua pembaca setiap hari. Kami meng-cover Saudara di alam roh, sebab Saudara harus diberkati lewat pelayanan ini, dan ini pun menjadi target doa kami. So, be blessed, karena Maqdalene dot net hadir untuk Saudara, dan juga dari Saudara, yang atas kemurahan Tuhan mempercayakan tugasnya lewat kami hamba-hamba yang tidak berguna ini - The Kingdom kru.

 

Akhir kata, terimakasih banyak atas kepercayaan Saudara kepada kami dalam berpartisipasi untuk membawa Amanat Agung Kristus sampai ke ujung bumi. Sampai bumi penuh dengan kemuliaan Raja.

 

 


 

Love, Maqdalene